Duta FEB Unair

  • By BEM FEB Unair
  • In BEM News
  • Posted 05 Desember 2018

Pagelaran pemilihan DUTA FEB UNAIR 2018 telah berlangsung secara meriah pada tanggal 15 - 31 Oktober 2018 ini. Pemilihan Duta FEB ini diikuti oleh putra dan putri terbaik fakultas ekonomi dan bisnis, Universitas Airlangga. Tiga penghargaan diperebutkan pada ajang bergengsi ini, yaitu yang tertinggi adalah Duta Persahabatan, Duta Favorit, dan yang tertinggi juara Duta Feb. Ajang tersebut merupakan ajang pembuktian mahasiswa dan mahasiswi feb untuk menunjukan bahwa kemampuan hardskill dan softskill harus berjalan seimbang.

Sebanyak 24 mahasiswa mahasiswi berpartisipasi pada Duta tahun ini. Perjalanan mereka tidak semudah membalikan telapak tangan dengan pangsung menjadi finalis, tentu harus melawati beberapa tahapan untuk menjadi finalis Duta FEB Unair 2018. Peserta harus melalui dua tahapan seleksi sebelum masuk ke tahap karantina. Pada tahap seleksi pertama terdapat tes tulis, wawancara, dan tes catwalk yang menyisakan 16 calon duta untuk berjuang pada tahap kedua. Tahap seleksi kedua merupakan unjuk talenta para calon duta, ada yang menunjukan bakat bernyanyi, membaca puisi, pidato, pembawa acrara, menari, dan lain sebagainya. Tahap kedua ini adalah tahap seleksi terakhir sebelum menentukan siapa yang berhak mengisi 10 kursi finalis Duta FEB 2018 dan maju ke tahap karantina.

Duta FEB Unair 1

"Menurut saya program ini semakin tahunnya semakin berkembang dan selalu berproses kearah yang lebih baik. Selalu ada inovasi dalam aspek-aspek pelaksanaannya, maka dari itu saya berharap program kerja ini dapat terus dilaksanakan setiap tahunnya. Program ini membawa dampak yang baik tidak hanya bagi mahasiswa FEB UNAIR saja namun juga kepada seluruh civitas akademika." Nadya Tiarasari, Duta FEB 2017

Penentuan 10 finalis Duta FEB 2018 sangat tidak mudah, para juri berdiskusi cukup lama untuk menentukannya. Akhirnya terpilihlah 10 nama terbaik dari yang terbaik untuk menjadi finalis dan melanjutkan ke tahap karantina, yaitu Viona Oryza (Manajemen 2016), Putri Silwi (Akuntansi 2016), Nadya Bella (Manajemen 2017),  Regina Kurnia (Manajemen 2016),  Michael Hans (Ekonomi Pembangunan 2017), M. Firdaus (Ekonomi Pembangunan 2017), Dewi Putri (Akuntansi 2017), Vriliandia Iranoza (Manajemen 2017), Laila Hidayat (Manajemen 2017), dan satu - satunya mahasiswa angkatan termuda, yaitu Yeremia Singgih (Manajemen 2018).

Karantina dilakukan sebanyak tiga kali. Karantina pertama ini adalah pemberian materi ke FEB-an oleh Ketua BEM FEB Unair 2018, pemberian materi oleh paguyuban Duta 2016, Materi Ambassador Ethics, dan Beauty dan Handsome Class dari Wardah selaku pendukung acara. Selanjutnya karantina kedua adalah pemberian materi personal branding oleh Ibu Moniq selaku dosen, pemberian materi publik speaking oleh Cak Daniel, dan English Class oleh Bapak Gesang. Karantina ketiga merupakan pembekalan terakhir mengenai tata cara diatas panggung untuk malam puncak Duta FEB 2018.

Malam puncak Duta FEB 2018 dilaksanakan pada tanggal 31 Oktober 2018 di Aula Soepoyo Gedung ABC, fakultas ekonomi dan bisnis Universitas Airlangga untk memperebutkan tahta tertinggi yaitu juara 1 Duta FEB Unair 2018. Persiapan rias dan lain sebagainya sudah dipersiapkan dari pagi sebelum acara yang berlangsung pada sore hari. Malam puncak pemilihan duta FEB ini dihadiri oleh duta - duta dari fakultas lain bahkan sampai duta univeritas diluar Universitas Airlangga.

Duta FEB Unair 2

Dari 10 besar finalis terpilih Duta FEB 2018 menyisakan empat besar untuk bertarung memperebutkan juara 1 Duta FEB. Keempat finalis yaitu Michael Hans (Ekonomi Pembangunan 2017), Laila Hidayat (Manajemen 2017), Putri Silwi (Akuntansi 2016), dan Yeremia Singgih (Manajemen 2018). Empat besar terpilih ini selanjutnya diberi pertantayaan oleh dewan juri. Dari pertanyaan tersebut dewan juri menilai berdasarkan kecakapan dalam menjawab pertanyaan - pertanyaan dewan juri. Pada akhirnya Yeremia Singgih (Manajemen 2018) keluar sebagai juara 1 Duta FEB 2018 menyingkirkan ketiga kompetitornya, diikuti Nadya Bella (Manajemen 2017) sebagai Duta Favorit, dan M. Firdaus (Ekonomi Pembangunan 2017) sebagai Duta Persahabatan.

Hits 53